percetakan

26 04 2009

abuabiyyah.wordpress.com merupakan salah satu dari beberapa blog yang mendukung kegiatan usaha REHEVI JAYA OFFSET, dimana ini merupakan main bisnis kami yaitu dibidang jasa cetakan. Kami siap melayani anda akan jasa cetak yang cepat, murah dan berkualitas. Berikut beberapa jenis layanan kami :

Cetak Amplop

Banner (X Banner, Roll Up Banner, Spanduk Digital)

Cetak Book Note

Cetak Brosur

Cetak Poster

Cetak  Buku-buku

Cetak Company Profile

Cetak Continous Form

Cetak Leaflet

Cetak Kelender (Kalender Duplex, Kalender Didinding, Kalender Meja)

Cetak Kartu Nama

Cetak Kop Surat

Cetak Majalah

Cetak Map

One Way Vision

Cetak Shoping Bag

Cetak Stiker (kromo, transparan, vinyl)

Cetak Kartu Undangan (Pernikahan, Khitanan)

Cetak Yassin

Sedangkan tahapan-tahapan atau proses cetak dapat dilihat disini





Contoh kartu nama

23 04 2009

kartu-nama2kartu-nama11

Foto diatas merupakan contoh dari hasil cetak kartu nama di percetakan kami. Banyak motif dan tipe kartu nama yang kami tawarkan mulai dari kartu nama standar 1 warna hingga cetakan kartu nama lipat dengan design full color plus laminating doff. Informasi lebih lengkap klik disini





Jasa Anodizing

23 04 2009

Proses anodizing merupakan suatu proses pewarnaan alumunium. Dalam proses anodizng dikenal istilah emboss, etching serta coating. untuk lebih jelasnya klik disini





Proses dalam mencetak

23 04 2009

Setiap percetakan dalam mencetak setidaknya ada beberapa proses yang harus kita lalui

1. Design, proses design merupakan tahapan awal yang harus dilalui dalam proses cetak. Pada fase ini kita dapat memprediksi hasil cetakan yang akan kita harapkan nantinya, terutama untuk jenis cetakan yang full colour. Dari hasil print out kita dapat melihat bagaimana hasil cetakan kita nantinya, meskipun pada kenyataanya hasil print out belum tentu hasilnya akan sama percis dengan hasil cetakan kita nantinya (hal ini antara lain disebabkan antara lain jenis tinta yang digunakan berbeda) dan kemungkinan miripnya ialah 95 – 100%. Program yang biasanya dipakai ialah : Adobe Photohop, Adobe In Design, Adobe Page Maker, Macromedia Free Hand, dan Corel Draw. 

2. Main master for printing. Pada tahap ini sebelum naik cetak kita perlu membuat master dalam mencetak. Dalam tahap ini kita perlu tahu dulu jenis cetakan kita apakah yang itu jenis cetakan yang simple atau yang lux. Nah … untuk masalah ini hanyalah pengalaman gurunya, apakah cetakan kita hanya memerlukan Wet Master Paper atau memerlukan proses Filming & Plating untuk proses mencetak nanti.

3. Printing process, pada tahap ini diperlukan pengetahuan tentang jenis kertas yang ingin dicetak serta ukurannya

- Jenis Bahan Cetak ; ada berbagai jenis bahan cetakan mulai dari HVS, Art Paper/Cartoon. dll.

- Ukuran hasil cetak. Mengapa kita perlu mengetahui ukuran dari hasil cetak yang kita harapan karena dari sini kita bisa mengetahui berapa jumlah kertas yang harus kita beli dan jenis mesin cetak apa yang kita gunakan dalam mencetak nanti. pengetahuan akan kedua hal ini amatlah diperlukan karena berujung pada biaya yang kita keluarkan nantinya.

4. Sablon, proses sablon merupakan salah satu alternatif lain dalam mencetak. Biasanya proses ini dilakukan untuk cetakan dengan jumlah yang sedikit & bahan cetak tertentu saja.

5. Finishing, ada beberapa jenis proses akhir dalam mencetak :

a. Jilid ; kegiatan menyusun lembaran-lembaran kertas yang ada menjadi buku. Namun pada saat ini ada telah ada mesin yang mampu melakukan kegiatan tersebut diatas.

b.  Nomerator ;  pemberian nomor yang berurut, biasanya untuk kwitansi dan faktur

c. Porporasi ; memudahkan kita dalam merobek kertas, contohnya ialah pada karcis atau tiket.

d. Poly ; merupakan lapisan foil yang mengkilap pada hasil cetak, contohnya dapat kita lihat biasanya pada hasil cetak kartu undangan.

e. Emboss ;  pemberian efek timbul pada satu sisi kertas, yang disebabkan “press”an dari sisi yang lain.

f. UV/Varnish ; pemberian lapisan mengkilap pada kertas.

g. Glossy ; pemberian lapisan plastik mengkilap pada kertas. Beda antara UV dan Glossy ialah kertas yang telah diberikan lapisan UV bisa dirobek, sedangkan  lapisan Glossy tidak.

h. Doff ; pemberian lapisan plastik doff pada kertas

i. Spot UV ; pemberian UV pada kertas yang telah dilapisi doff, biasanya untuk bidang tertentu saja.

j. Steples/ jahit kawat ; biasanya digunakan untuk buku dan majalah yang memiliki ketebalan yang tipis

k. Gluing/ lem panas ; pemberian lem pada dinding buku yang biasanya cukup tebal, dan masih banyak lainnya.





Contoh majalah

23 04 2009

Lihat Foto klik disini

Foto diatas merupakan contoh beberapa hasil cetakan majalah yang telah diproduksi oleh percetakan kami dengan beberapa spesifikasi diantaranya ialah cover full colour dengan UV, sedangkan isi HVS 80gr dengan cetak full colour dan BW dan finishing jahit kawat (steaples) . Kami siap melayani anda akan kebutuhan jasa cetak majalah yang cepat, murah, dan berkualitas. Segera informasikan kepada kami spesifikasi dari majalah yang ingin anda cetak, maka akan kami berikan harga yang terbaik dari kami untuk anda. Percetakan di jakarta





Contoh cetak kop surat dan amplop

14 04 2009

Lihat gambar klik disini

Gambar diatas merupakan contoh cetakan dari hasil cetak kop surat dan cetak amplop. Ada beberapa jenis ukuran kop surat yang digunakan seperti Quarto, A4 & Folio, sedangkan jenis kertas yang biasanya digunakan ialah HVS 70gr, HVS 80gr, Concorde, Qonqueror, dan lainnya. Contoh amplop diatas merupakan amplop standar (23×11 cm), selain jenis amplop tersebut percetakan kami  juga melayani cetakan amplop putih & coklat baik ukuran folio, A3, Amplop gaji , dan lain sebagainya





Tips membeli rumah second/ bekas

4 01 2009

Membeli rumah second bisa dikatakan ibarat mencari jodoh. Membutuhkan waktu yang cukup lama, namun kadang terasa agak mudah. Seperti halnya mencari pasangan hidup,dimana kita melihat apakah calon kita sudah memiliki kriteria yang kita inginkan atau kita idamkan begitu juga ketika membeli rumah sebaiknya tidak hanya tergiur tampilan luarnya saja, tapi juga harus mengetahui kondisi rumah tersebut secara keseluruhan. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari biaya perbaikan yang membengkak saat anda telah pindah, berikut tips yang yang semoga bermanfaat bagi anda :

  1. Tentukan budget/ anggaran dari rumah yang akan anda beli
  2. Buatlah list keinginan atas rumah yang akan anda beli
  3. Pencarian rumah yang dijual
  4. Meminta kelonggaran waktu
  5. Periksa kondisi bangunan & lingkungan.
  6. Periksa tagihan-tagihan yang ada
  7. Periksa Status Kepemilikan
  8. Periksa Peruntukan dan Golongan Pemugarannya
  9. Periksa Kembali Harganya
  10. Pilih Notaris yang tercaya
  11. Secepatnya transaksi, minimal PPJB
  12. Pilihlah broker property yang dapat dipercaya untuk membantu kelancaran transaksi anda

Berikut penjelasannya :

  1. Tentukan budget/ anggaran dari rumah yang akan anda beli
    Sebaiknya anda lakukan kalkulasi financial atas kondisi keuangan anda. Periksa daya beli anda (setelah di jumlahkan dari segala sumber dana anda ). Tambahkan pula dalam anggaran anda minimal 10% untuk renovasi rumah, biaya transaksi, pindahan dan sebagainya.
    Pertimbangkan juga rencana anda kedepan, seperti menambah anak lagi, ingin melakukan renovasi, dsb.
    Bila anda berencana memakai KPR, rumah yang anda inginkan haruslah rumah , ber SHM, ber IMB dan mempunyai nilai jual di pasaran.
  2. Buatlah list keinginan atas rumah yang akan anda beli
    Buatlah list rumah seperti apa yang anda inginkan, lokasinya, modelnya, dll. Rundingkan dengan anggota keluarga lainnya.
    Daftar ini bisa sangat panjang. Bayangkan semua yang anda inginkan dari sebuah rumah.
    Pertimbangkan juga jumlah anggota keluarga, pertumbuhan keluarga, hobi anda, gaya hidup anda apakah suka berkumpul, berpesta atau penyendiri.
    Dan rasanya lebih nyaman pindah ke rumah yang dekat kekantor, dekat sekolah anak & banyak kerabat menjadi tetangga.
  3. Pencarian rumah yang dijual
    Carilah sebanyak mungkin rumah yang dijual. Bisa anda temukan di internet, koran, agent properti, dll, atau yang termudah untuk mencari di sekitar serpong adalah di
    sini
    Buat sebuah daftar rumah dijual yang menarik minat anda.
    Tindak-lanjuti, tanya harga, spesifikasi dan fasilitasnya. Coret yang harganya 10% diatas daya beli anda.
    Kunjungi rumah-rumah yang anda inginkan, secukupnya saja. Setelah anda menemukan rumah yang sepertinya cocok di harga dan di hati, bikin rencana untuk kunjungan lanjutan yang lebih lama.
  4. Luangkan waktu minimal 7 hari
    Katakan kepada pemilik rumah atau agen property anda bahwasannya anda menyukai rumah tersebut dan anda minta waktu untuk berpikir serta mempertimbangkan harganya, sekaligus meminta pengurangan harga.
    Buat tabel dengan 4 kolom. Kolom 1 adalah berisi daftar periksa, termasuk surat-surat rumah, fasilitas yang anda, kesesuaian dengan gaya hidup keluarga anda dll. Kolom 2,3,4 adalah buruk, sedang, bagus.
    Bawa selalu daftar yang anda buat ini sewaktu anda lakukan kunjungan. Ini untuk mengingatkan anda.
    Dan luangkan waktu anda minimal 7 hari, (kecuali anda sudah mengenal wilayah rumah itu). Ini untuk lebih meyakinkan diri, sebelum anda mengajukan penawaran, karena bisa saja begitu anda menawar harga, pemilik rumah langsung setuju… Uang muka yang anda berikan bisa hangus bila anda berubah pikiran.
    Jadi … luangkan waktu !. Anda akan tinggal lama disitu, mungkin 20-30 tahun kedepan.
  5. Periksa kembali kondisi bangunan dan lingkungan.
    - Kondisi Bangunan Sebaiknya membawa orang yang mengerti seperti kontraktor. Periksa Pondasi dan struktur bangunan. Lantai dan atap. Ada retak ? Ada bekas air di dinding yang horisontal? Ada retak yang vertikal ? Apa ada tanda serangan rayap. Anda bisa melihat dari adanya gundukan kecil tanah di beberapa tempat, kondisi kayu-kayu dirumah itu, atau dirumah sebelah, karena rayap jika ada di 1 rumah, berarti tinggal menunggu waktu untuk menyebar ke rumah yang lain. Jika semua kayu yang digunakan adalah kayu jati itu akan lebih baik. Namun perabotan kayu anda apakah semuanya terbuat dari kayu jati juga ?
    Periksa lantai apa ada yang mengembung ?
    Periksa atap, serta dinding apa ada bekas air?
    Minta denah rumah terakhir apabila pemilik memilikinya. Periksa semua ruangan yang ada didenah tersebut, apakah cocok jumlah dan ukurannya? atau ada ruangan yang hilang? Ini berguna untuk penempatan perabotan dan manajemen ruangan lainnya.
    Tanyakan usia bangunan, kapan renovasi terakhir, apa yang direnovasi dan mengapa direnovasi.
    Periksa daya dan distribusi dan kondisi kabel listrik.
    Rasakan sirkulasi udara di setiap ruangan, bila sumpek, apakah bisa diperbaiki dengan mudah atau harus dipasang AC ?
    Periksa intensitas cahaya disetiap ruangan, jika kurang cahaya, ruangan akan lembab, barang cepat berjamur dan menimbulkan bau.
    Periksa sumber air, airnya bagus? bisa dipakai minum, mandi atau mencuci mobil ?. Tutup semua kran namun buka kran utama atau hidupkan pompa air lalu cari dinding atau lantai yang basah. Jika ada dinding yang basah ini bisa jadi renovasi yang besar biayanya.
    Periksa jalur pembuangan sisa rumah tangga, WC lancar? dimana septic tank, dimana tempat pembuangan sampah dan jadwal pengambilannya.
    Periksa jalur gas dengan cara yang sama dengan pipa air, apakah ada bau gas yang terasa diruangan yang jauh dari dapur?
    Bila bangunan sudah berusia diatas 10 tahun biasanya sudah ada yang diganti.
    - Kondis Lingkungan Coba ketahui siapa tetangga anda, sudah berapa lama mereka tinggal disitu dan bila banyak rumah yang kelihatan kosong, cari tahu mengapa?, apakah didaerah tersebut pernah atau sering banjir ?, bagaimanakah akses keamanan menuju rumah tersebut ?. Ini bisa jadi petunjuk soal kenyamanan tinggal di lingkungan tersebut.
    Lalu anda coba jalani rute di hari kerja menuju tempat-tempat biasa anda (dan anggota keluarga lain) beraktifitas. Jarak ke pasar, ke rumah ibadah, ke sekolah, ke Rumah Sakit, teman, pertokoan dan lain-lain. Apakah dekat dari jalur yang dilewati angkutan umum ?. Lalu kembali berjalan-jalan disekitar rumah itu pada MALAM hari. Di hari kerja dan di hari sabtu.
    Kenapa malam hari ? selain melihat kondisi penerangan jalan juga melihat kehidupan lingkungan,
    Dokumentasikan semua kekurangan yang anda temui sebagai bahan di perundingan harga. Namun sebelum mengajukan penawaran harga….
  6. Periksa tagihan-tagihan yang ada. Pastikan pemilik lama telah membayar semua kewajibannya ( tagihan listrik, telepon, PDAM, retribusi kebersihan dan keamanan, PBB tahun berjalan, dsb )
  7. Periksa kembali status kepemilikan
    Ini satu tahap yang sangat penting. Ketahui alasan pemilik menjual rumah, siapa nama yang tercantum disertifikat, apa hubungannya dengan penjual, dll.
  8. Periksa kembali Peruntukan dan Golongan Pemugarannya
    Anda bisa menanyakan IMB nya. Salahsatu syarat pengajuan KPR adalah IMB. Jadi pastikan rumah tersebut memiliki IMB. Karena ada biaya tambahan jika IMB tersebut tidak dipegang lagi oleh pemilik.
    Golongan pemugaran bisa dilihat di IMB ataupun Dinas Tata Kota setempat. Periksa ukuran di yang tertera di sertifikat, PBB dan IMB, cocok dengan fisiknya..?
  9. Periksa kembali harganya
    Membeli di atas harga pasaran? Kemahalan…?
    Bila harganya sesuai dengan daya beli anda dan anda telah jatuh cinta pada rumah tersebut seharusnya kemahalan tidak boleh jadi suatu masalah bagi anda.
    Namun perlu dipertimbangkan sisi investasinya. Jika suatu saat anda harus menjual cepat rumah tersebut, returnnya bisa sangat kecil atau malah rugi.
    Rundingkan harga berdasarkan data yang anda miliki.
    Perhatikan sikap anda dalam berunding.
    Banyak transaksi rumah gagal karena ketersinggungan di kedua pihak.
  10. Pilih Notaris/PPAT yang terpercaya.
    Biasanya dalam transaksi pembelian rumah secara tunai, notaris/PPAT dipilih dan dibayar sepenuhnya oleh pembeli. Untuk itu anda bisa minta referensi dari saudara dan relasi anda. Sebaiknya notaris dan PPAT orangnya sama, itu berarti anda sebaiknya memilih notaris/PPAT yang beroperasi di wilayah tempat rumah tersebut berada. Pilih notaris yang berumur sekitar 40 tahun dan kelihatan bugar.
    Umur 40, biasanya berpengalaman, berhati-hati dan akan lebih panjang umur. Umur panjang notaris bisa jadi penting untuk para ahli waris anda sebagai bahan rujukan mereka bila anda sudah wafat.
  11. Secepatnya bertransaksi, minimal PJB
    Jangan sampai penjual berubah pikiran. Anda akan sangat kecewa.
    Akan membuang waktu, energi, biaya dan emosi yang…..
    tidak hanya milik anda, tapi juga orang dekat anda…
  12. Pilihlah broker property yang dapat dipercaya untuk membantu kelancaran transaksi anda Tidak ada salahnya bagi anda memakai jasa agent property dalam memilih rumah yang anda inginkan, karena selain memiliki berbagai macam alternative pilihan bagi anda, merekapun dapat membantu anda dalam proses transaksi & dkumentasi. Pilihlah agent property yang telah berbadan hukum dan dapat dipercaya sehingga dapat membantu anda dalam kelancaran proses transaksi.

(sumber : http://www.sejutablog.com & lainnya)








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.